Selasa, 09 Maret 2010 - 16:11:52 WIB
Madrasah Ummat (MU)
Latihan Wajib Kelompok (LWK) MU untuk Mitra BUM
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: DSIM Aktual
- Dibaca: 63 kali
Program Bina Usaha Mandiri (BUM) kembali digulirkan. Pemberian bantuan modal untuk usaha kecil kepada mustahik binaan DSIM tahun 2010 ini, diberikan kepada 50 orang. Mereka kemudian dibagi dua kelompok, berdasarkan domisilinya. Yakni di Jalan Tombak, Sekip dan Angkatan 66. Sebelumnya, para peserta telah didata dan disurvei untuk memastikan apakah mereka layak mendapatkan atau tidak.
Setelah itu, barulah mereka akan mendapatkan pengguliran bantuan modal. Sebagai bagian bentuk monitoring, MU menggelar kegiatan Latihan Wajib Kelompok (LWK). "Jadi setelah mereka mendapatkan dana tersebut, mereka diwajibkan untuk mengikuti LWK ini. Tujuannya sebagai wadah komunikasi antara penerima bantuan dengan DSIM. Sehingga, peserta bisa menceritakan kemajuan dan hambatan yang mereka alami" ujar Saidina Usman, staf MU.
Latihan Wajib Kelompok I
LWK I digelar pada hari Kamis (4/2), bertempat di wilayah Sekip Ujung, Jalan Tombak Lr.Rukun IV, Palembang. Tepatnya di rumah Ibu Mamik Sugiantini (50). Ia adalah mitra BUM (Bina Usaha Mandiri) tahun 2009. Dan sekarang ia bersedia ditunjuk sebagai pendamping program BUM di Wilayah Sekip Ujung Palembang. Jumlah peserta LWK I berjumlah 25 orang yang terdiri dari pedagang makanan kecil, warung manisan dan kredit barang. "Kepada mereka diberikan bantuan tambahan masing-masing sebesar Rp 500.000. Bantuan ini dapat diangsur sebanyak lima kali setiap bulannya. Dan tanpa bunga atau biaya apa pun." terang Syaipul, pendamping LWK I.
"Walau begitu, kita menyarankan agar peserta program ini membiasakan diri berinfak dari keuntungan usaha. Tujuannya, ini melatih mereka untuk peduli dengan yang lain dan mengharap ridha dari Allah swt", tambahnya.
Latihan Wajib Kelompok II
Berselang satu minggu, LWK II dilaksanakan kembali di wilayah Jalan Angkatan 66. Sebagai tuan rumah, ditunjuk kediaman Ibu Sakdiah (Penjual Gorengan). Kegiatan hari itu diwarnai dengan turunnya hujan gerimis. Dalam kegiatan yang berlangsung dari pukul 14.00-16.00, Haryono selaku manager MU menjelaskan, "Jikalau memang dalam menjalankan usaha nanti ada di antara bapak/ibu yang mengalami kerugian atau kegagalan. Sehingga tidak mampu mengangsur tiap bulannya, maka binaan tadi tidak didenda dan mereka pun tetap akan diberi waktu untuk mengangsur dan mendapatkan pembinaan rutin setiap bulannya seperti biasa".
Selanjutnya, setelah LWK ini dilaksanakan, setiap bulannya akan diadakan kegiatan Pembinaan Wajib Kelompok (PWK). "Rencananya, setiap tanggal 25 setiap bulannya. Tidak hanya melulu membahas tentang usaha saja. Tapi dalam pertemuan PWK nanti, kita juga akan menekankan pembinaan rohani keislaman juga", tutup Haryono. (KJ-04)







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




